
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Agama Suryadharma menilai komplain jamaah haji terhadap pelayanan yang diberikan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di Tanah Suci, dinilainya masih wajar . Pasalnya, PPIH harus melayani ratusan ribu jamaah
Hal ini diungkapkan Media Center Haji Departemen Agama di Jakarta, Minggu (22/11) malam. "Tentu kita tidak dapat memenuhi 100 persen keinginan ratusan ribu jamaah dengan berbagai kultur yang berbeda-beda. Namun demikian, PPIH terus berupaya melayani jamaah sebaik mungkin," ujar Suryadharma di Makkah.
Kepala Daerah Kerja Makkah PPIH Subak in AM menambahkan, mulai kemarin, pihaknya telah menghentikan operasional bus antarjemput jamaah antara pemondokan-Masjidilharam. Beberapa bus yang masih beroperasi ditujukan hanya untuk mengangkut jamaah kloter terakhir tiba di Mekah, yakni dua kloter je maah asal embarkasi Surabaya, untuk melaksanakan umrah wajib. Jamaah tersebut baru tiba di Makkah.
Operasional bus antarjemput sengaja dihentikan agar jamaah fokus pada persiapan wukuf. Selain itu juga kepadatan arus lalu lintas di Kota Mekkah sudah memuncak sehingga rentan kemacetan," ujarnya.