KOMPAS
Rabu, 10 Februari 2010 Selamat Datang  |     |  
Gagal Berangkat, Puluhan Calhaj Telantar
Senin, 23 November 2009 | 00:44 WIB

TANGERANG, KOMPAS.com - Puluhan calon jemaah haji (calhaj) telantar selama empat hari setelah gagal diberangkatkan dari Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. Tomo, salah seorang calhaj, Minggu, mengungkapkan, ia bersama 50 calhaj asal Jakarta rencananya diterbangkan ke tanah suci Mekah pada 19 November 2009 lalu melalui penyelengara haji PT Bina Paksinusa Wisata.

"Tetapi sampai tanggal 22 November, kami semua belum juga diberangkatkan,"ujar Tomo di Tangerang, Minggu.

Para calhaj yang telantar tersebut adalah pengguna Ongkos Naik Haji (ONH) Plus asal Jakarta dan Kalimantan.   Karena belum diberangkatkan ia beserta puluhan calhaj kemudian ditampung sementara waktu di Hotel Mandala, Rawa Bokor.

Merasa cemas tidak bisa menunaikan haji, pada 21 November malam puluhan calhaj nyaris terlibat bentrok fisik dengan pihak perusahaan penyelenggaran haji itu."Namun tidak sampai terjadi pertengkaran karena ditenangkan aparat, antara kami dan pihak perusahaan akhirnya membuat perjanjian,"kata Tomo.
    
Dalam perjanjian itu, perusahaan tersebut diharuskan memberangkatkan para calhaj ke tanah suci Mekah, pada Senin (23/11) besok. Bila perjanjian itu batal atau pihak perusahaan itu kembali mempermainkan para calhaj, para calhaj akan melimpahkan kasus ini ke aparat kepolisian.
     
Perjanjian lainnya adalah kejelasan pembuatan visa terhadap 28 calhaj asal Kalimantan Timur."Kami minta semuanya bisa berjalan dengan baik dan kita bisa menunaikan ibadah haji,"ungkapnya.

Tidak hanya puluhan calhaj dan Tomo yang ditelantarkan. Pengamatan di terminal 2 D keberangkatan internasional Bandara Soekarno Hatta tampak beberapa calhaj asal Kalimatan Timur telantar selama tiga hari di Bandara karena belum jelasnya keberangkatan mereka ke tanah suci.

Usman, calhaj ONH Plus asal Kalimantan yang akan diberangkatkan oleh salah satu perusahaan yakni PT Anduni, mengaku, ia bersama 40 orang jamaah lainnya sudah berada di Jakarta selama tiga hari lalu.

"Saya sudah membayar puluhan juta, tetapi sampai hari ini saya dan 40 jamaah haji lainnya juga belum diberangkatkan," kata  Usman.

Penulis: TOF   |   Editor: tof   |   Sumber : ANT Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.