JAKARTA, KOMPAS.com — Perhatian perbankan terhadap tenaga kerja Indonesia masih sangat besar. Sebanyak 97.027 tenaga kerja Indonesia sampai 31 Juli 2009 telah mendapat pinjaman senilai Rp 1,17 triliun untuk membiayai berbagai keperluan penempatan mereka.
Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Mohammad Jumhur Hidayat mengungkapkan hal tersebut di Jakarta, Jumat (20/11).
TKI merupakan salah satu penyumbang devisa terbesar Indonesia. Menurut data BNP2TKI, sedikitnya 4,39 juta TKI bekerja di luar negeri dan mengirim 4,87 miliar dollar AS sampai 30 September 2009.