JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri mengaku sangat prihatin dengan polemik proses penegakan hukum pada pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (nonaktif) yang tengah marak diberitakan media.
"Sebagai ketum partai rasanya sangat prihatin melihat bahwa sistem hukum dan proses penegakan hukum kita ternyata sangat bisa dikatakan semrawut," tuturnya dalam sambutannya pada pembukaan Rakernas VII di Kantor DPP Lenteng Agung, Jumat (20/11).
Kesemrawutan proses penegakan hukum yang didukung dengan lambatnya arahan, menurutnya, mengakibatkan lambatnya penemuan solusi yang bisa dijelaskan kepada masyarakat. "Maka saya berharap hal ini bisa segera terselesaikan," tandasnya.

