Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 06:57 WIB
Dana Rp 800 Juta untuk Rehab Gedung Sekolah di Kerinci
Josephus Primus | primus | Rabu, 18 November 2009 | 22:17 WIB
|
Share:

JAMBI, KOMPAS.com - Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) sudah menganggarkan dana sebesar Rp 800 juta untuk merehabilitasi kerusakan gedung sekolah akibat gempa di Kerinci.
   
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi di Jambi, Rahmad Derita di Jambi, Rabu (18/11), mengatakan, bantuan tersebut sudah bisa disalurkan ke sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Kerinci. Bantuan senilai Rp 800 juta itu disampaikan dalam bentuk block grant langsung ke sekolah yang mengalami kerusakan.
   
"Ada kerja sama atau MoU antara sekolah itu dengan Departemen," kata Rahmad.
   
Meskipun anggaran sudah disiapkan oleh Depdiknas,  sekolah yang mengalami kerusakan tidak begitu saja bisa mendapatkan bantuan.  Sekolah yang akan mendapatkan bantuan tersebut harus membuat Rancangan Anggaran Biaya (RAB) dan gambar desain bangunan.
   
Sebelumnya tim Depdiknas sudah melakukan survei untuk melihat kondisi sekolah-sekolah yang layak mendapatkan bantuan. Dengan cara itu, tidak semua sekolah yang mendapatkan bantuan, harus tepat pengalokasiannya.
   
Rahmad merinci, dalam satu gedung yang rusak dianggarkan sebesar Rp 25 juta. Jika sekolah yang layak diberikan bantuan sudah membuat RAB dan gambar dan diajukan, dana tersebut langsung ditransfer ke pihak sekolah.
   
Mengenai pengawasan penyaluran bantuan dan pengerjaan rehabilitasi, Rahmad berharap menjadi tanggungjawab bersama, baik diknas provinsi maupun kabupaten harus mengawasi pengelolaan bantuan ini, termasuk masyarakat.
   
Menurut data Dinas Pendidikan, sekolah yang rusak di Kabupaten Kerinci berjumlah 20 sekolah. Tapi, pada 2009 Depdiknas sementara hanya memberikan bantuan kepada enam sekolah, di tingkat SD, SMP, dan SMA, sisanya akan menyusul.
   
Sedangkan bantuan untuk Kota Sungaipenuh dan Kabupaten Merangin, akan dialokasikan pada 2010. Alasannya, tahun ini sudah tidak terkejar lagi.
   
Namun, Merangin dan Kota Sungaipenuh tahun ini tetap menerima bantuan pakaian, tas, dan alat tulis yang akan diberikan kepada 4.119 siswa. Bantuan pakaian ini diberikan kepada seluruh siswa SD, SMP dan SMA. Sedangkan, para siswa SMP dibantu juga dengan sumbangan pakaian Pramuka.

Sumber :
Ant