Minggu, 12 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 12 Februari 2012 | 07:34 WIB
Minta Presiden Turun Tangan, Ratusan Warga Demo di Depan Istana
Rosdianah Dewi | mbonk | Rabu, 18 November 2009 | 13:48 WIB
|
Share:

Rosdianah Dewi
Ratusan masyarakat yang tergabung dalam Laskar Empati Pembela Bangsa (LEPAS) dan Persaudaraan Pekerjaan Muslim Indonesia (PPMI) melakukan aksi demonstrasi di depan Istana Negara

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com — Ratusan masyarakat yang tergabung dalam Laskar Empati Pembela Bangsa (LEPAS) dan Persaudaraan Pekerjaan Muslim Indonesia (PPMI) melakukan aksi demonstrasi di depan Istana Negara di Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (18/11).

Mereka menuntut agar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono segera menyelesaikan konflik berkepanjangan antara Kepolisian, Kejaksaan Agung, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Mereka menilai konflik tersebut membawa dampak negatif terhadap kehidupan masyarakat. "Konflik ini meresahkan, bahkan membahayakan bagi keutuhan negara Republik Indonesia," ujar Haries Munandar, koordinator lapangan, dalam orasinya.

Selain itu, kata dia, kondisi ini juga menunjukkan bahwa hukum telah mati di Indonesia karena para penegak hukum saling mempertontonkan sandiwara hukum yang belakangan mulai terkuak. Oleh karena itu, para demonstran mendesak Presiden untuk segera menyelesaikan perseteruan tersebut.

Menurut pantauan Kompas.com, para demonstran kebanyakan pria dan mengenakan baju koko putih. Selain melakukan orasi, dalam aksinya para demonstran juga melantunkan shalawat-shalawat nabi. Setelah selesai melakukan orasi, mereka pun membubarkan diri.