ROMA, KOMPAS.com - Wakil Presiden (Wapres) Boediono tiba di Roma Italia Selasa malam waktu setempat (Rabu dini hari WIB) untuk mengikuti KTT Keamanan Pangan Dunia di Kantor Pusat Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO).
Staf Khusus Wapres Bidang Media Yopie Hidayat di Roma, mengatakan, Boediono akan berbicara di KTT tersebut pada Rabu (18/11) pagi waktu setempat atau Rabu sore waktu Indonesia. KTT Pangan sendiri dilaksanakan pada 16-18 November dan juga dihadiri kepala negara dari beberapa negara anggota. Pada KTT tersebut Wapres didampingi Menteri Pertanian Suwarno. Selain menghadiri KTT tersebut, Boediono juga akan mengadakan pembicaraan dwipihak antara lain dengan Deputi PM Malaysia.
Pada pembukaan KTT, para pemimpin dunia setuju memperbaharui komitmen mengurangi kelaparan di dunia. Mereka juga setuju untuk mencegah terjadinya pengurangan dana domestik maupun internasional untuk mendukung pertanian dan investasi di sektor ini, meningkatkan kemitraan global untuk menangani masalah kelaparan, dan secara proaktif menangani masalah perubahan iklim yang dapat mempengaruhi pertanian.
Saat membuka KTT, Sekjen PBB Ban Ki Moon meminta perhatian dunia untuk memperhatikan masalah pangan ke depan. "Tidak ada keamanan pangan tanpa keamanan iklim," katanya.
Ia mengatakan, jika salju di Himalaya mencair maka akan mempengaruhi kehidupan ratusan juta penduduk di China dan miliaran penduduk di Asia.Menurut catatan FAO, saat ini sekitar satu miliar orang terancam kelaparan. Dirjen FAO Jacques Diouf menekankan pentingnya memproduksi makanan di tempat penduduk yang miskin dan kelaparan tinggal serta meningkatkan investasi di kawasan regionalnya.
Ia mengatakan, di beberapa negara maju, dua hingga empat persen penduduknya mampu memproduksi makanan untuk seluruh penduduknya bahkan mengekspornya.Namun di mayoritas negara berkembang 60 sampai 80 persen penduduknya tidak mampu memenuhi kebutuhan pangan seluruh penduduknya.
