Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 22:52 WIB
Tujuh Calon Haji Asal Jateng Meninggal
| bnj | Selasa, 17 November 2009 | 22:55 WIB
|
Share:

KRISTIANTO PURNOMO
Ilustrasi

BOYOLALI, KOMPAS.com - Calon haji asal Jawa Tengah yang meninggal dunia di Arab Saudi jumlahnya menjadi tujuh orang, setelah bertambah dua orang lagi masing-masing asal Boyolali dan Cilacap.

Berdasarkan data yang diterima melalui pengelola Sistim Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) di Asrama Haji Donohudan Boyolali, Selasa (17/11), kedua calon haji yang meninggal dunia di Arab Saudi tersebut, bernama Watini binti Muhammad Judi (58) warga Cilopadang, RT 02 RW 09 Kecamatan Majenang, Cilacap dan Marinem binti Drono Sarijo (56) warga Bandung RT 21 Rw 03 Beji, Kecamatan Andong, Boyolali.

Kedua calon haji asal Jateng tersebut meninggal dunia di Tanah Suci, Senin, akibat menderita sakit dan jenazahnya langsung dimakamkan di tempat pemakaman umum di Ma’la Arab Saudi.

Kasubbag PPIH Embarkasi Surakarta, Ahmad Suaidi menjelaskan, calon haji Watini asal Cilacap yang tergabung kelompok terbang (kloter) 54 telah meninggal dunia di Mekah Arab Saudi, Senin sekitar pukul 06:30 waktu setempat.

Calon haji lainhya, Marinem asal Boyolali yang tergabung kloter 30 diketahui meninggal di Rumah Sakit Arab Saudi, Senin pukul 03:17 waktu setempat akibat menderita sakit sistem sirkulasi.

Menurut Suaidi, dengan bertambahnya dua jemaah asal Jateng tersebut, calon haji Embarkasi Surakarta yang meninggal dunia di Arab Saudi hingga saat ini menjadi tujuh orang. "Tujuh orang calon haji itu semuanya asal Jateng," katanya.

Ketua Humas PPIH Embarkasi Surakarta, Ahmad Saidun mengatakan, PPIH setempat segera memberitahukan berita duka tersebut kepada pihak keluarga jemaah yang bersangkutan.

Namun, PPIH harus menunggu surat resmi terkait kematian calon haji tersebut dari panitia pusat. Panitia setempat belum dapat memberitahukan pihak keluarganya sebelum surat resmi itu diterima.

"Kami setelah menerima surat resmi dari pusat langsung melanjutkan ke pihak keluarga jemaah itu," katanya.

Sumber :
ANT