JAKARTA, KOMPAS.com - KPK akan menghadiri rapat gabungan di Komisi III DPR yang sedianya juga dihadiri Polri dan Kejaksaan Agung Rabu besok. Hal ini dipastikan oleh juru bicara KPK Johan Budi, Selasa (11/17).
Johan mengatakan KPK sudah menerima undangan rapat tersebut kemarin. Sedianya rapat akan dilakukan pukul 09.00 di DPR. "Pimpinan yang akan datang bersama deputi," kata Johan saat dihubungi lewat telepon.
Rapat tersebut, menurut Johan, dilakukan untuk membahas persoalan pemberantasan korupsi dan perkembangan kasus dua Pimpinan KPK nonaktif Bibit Samad Rianto dan Chandra Hamzah. "Kalau menurut surat undangan yang kami terima, ini soal koordinasi pemberantasan korupsi dan penanganan kasus Pak Bibit dan Pak Chandra," ungkapnya.
Meski demikian, tambahnya, KPK tidak melakukan persiapan-persiapan khusus untuk rapat gabungan tersebut. "Enggak ada persiapan, (pertemuan) ini kan normatif saja. KPK hanya menghadiri saja," tukasnya.
Seperti yang diberitakan, Komisi III DPR mengundang KPK, Polri, dan Kejagung dalam rapat gabungan besok. Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDI-P Panda Nababan sempat mengatakan sebaiknya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menunggu hasil rapat tersebut sebelum menerima laporan dan rekomendasi dari Tim Delapan.

