KOMPAS
Rabu, 10 Februari 2010 Selamat Datang  |     |  
Komaruddin: Tim Delapan Menyenangkan, Independen, dan Profesional!
Laporan wartawan KOMPAS.com Caroline Damanik
Senin, 16 November 2009 | 16:32 WIB
KOMPAS.com/ Dhoni Setiawan
Rektor Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah sekaligus Anggota Tim Independen Verifikasi Fakta dan Proses Hukum atas Kasus Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah (Tim Delapan), Komaruddin Hadayat.
TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com — Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Komaruddin Hidayat mengaku puas bekerja sama dengan ketujuh rekannya dalam Tim Delapan.

Keraguan publik, yang juga menjadi pertanyaannya, terhadap independensi tim terbantahkan ketika bekerja dalam tim selama dua pekan ini. Pasalnya, terdapat tokoh-tokoh yang juga dekat dengan Presiden SBY, bahkan Polri. Sebut saja nama Denny Indrayana yang adalah staf ahli hukum Presiden SBY, Amir Syamsuddin yang merupakan Ketua DPP Bidang Hukum dan HAM Partai Demokrat meski sehari-hari bekerja sebagai advokat, serta nama Koesparmono Irsan yang merupakan purnawirawan Polri.

"Sampai saya mengalami bahwa suasana begitu menyenangkan, independen, dan profesional. Saya merasakan suasana batin dan intelektual yang terbuka, jujur, dan independen," tuturnya dalam keterangan pers di Kantor Wantimpres, Senin (16/11).

Diskusi yang hangat dan terbuka di antara anggota tim juga, lanjutnya, menunjukkan kredibilitas tim yang tinggi. Selain itu, Komaruddin juga memberikan apresiasi kepada Presiden SBY yang membentuk tim ini meski nanti rekomendasinya ditindaklajuti oleh Presiden atau tidak. Namun, Komaruddin mengingatkan bahwa tim ini dilahirkan oleh Presiden. Namun, Komaruddin masih enggan berkomentar soal rekomendasi. Menurutnya, tak etis bila belum diserahkan secara resmi kepada Presiden.

Editor: ksp Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.