JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Ketua Fraksi Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan, rekomendasi final yang akan diserahkan Tim Delapan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Senin (16/11), harus disikapi serius.
Jika rekomendasi tak ditanggapi maka tim yang terdiri dari para tokoh nasional itu hanya ecek-ecek alias permainan untuk meredam gejolak publik semata.
"Tim itu kan dibentuk Presiden, bisa saya katakan, Tim Delapan itu mata dan telinga Presiden. Pastinya dibentuk dengan serius, bukan untuk ecek-ecek kan? Jadi harus disikapi serius," ujar Muzani, Senin (16/11) di Gedung DPR, Jakarta.
Kepada tiga institusi penegak hukum yang diverifikasi Tim Delapan, yaitu KPK, Polri, dan Kejaksaan Agung, diharapkan juga menjalankan apa pun rekomendasi yang diberikan tim yang diketuai oleh Adnan Buyung Nasution itu. "Kalau tiga institusi itu mendengarkan rekomendasi tim, berarti melecehkan Presiden," kata Muzani.
