JAKARTA, KOMPAS.com — Missing link kasus Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah, yang sebelumnya kerap disebut-sebut oleh Tim Delapan, tak menghalangi penyerahan rekomendasi akhir tim kepada Presiden, Senin (16/11) siang ini.
Menurut Anggota Tim Delapan Amir Syamsuddin, missing link hanya menjadi catatan dalam kesimpulan sementara yang sebelumnya sudah diserahkan kepada Presiden. "Tapi di akhir-akhir tidak ada (missing link) yang perlu ditonjolkan," ungkapnya kepada Kompas.com.
Politisi Demokrat ini mencontohkan persoalan Yulianto sebagai salah satu missing link. Menurut Amir, apa dan bagaimana Yulianto tidak penting lagi bagi Tim Delapan. Bahkan, ketidakhadiran wujudnya pun tidak mengganggu valid-nya rekomendasi kepada Presiden.
Oleh karena itu, tim merasa sangat mantap untuk menyerahkan rekomendasi siang ini di Istana Negara setelah Presiden SBY tiba dari Singapura. Bersamaan dengan penyerahan rekomendasi itu, berakhir pula masa kerja Tim Delapan.
