Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 15:12 WIB
Chandra: "Diam Itu Emas"
| made | Jumat, 13 November 2009 | 23:09 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com — Sebelumnya, pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (nonaktif) Chandra M Hamzah terpaksa dijebloskan ke penjara karena terlalu banyak bicara kepada media massa yang dianggap pihak kepolisian telah mengarahkan opini kepada publik. Setelah bebas, dirinya hanya sedikit memberikan komentar jika ditanyakan detail kasusnya oleh wartawan.

Menurut Chandra, dirinya untuk sementara waktu akan berusaha menahan diri untuk tidak berkomentar terlalu banyak kepada para wartawan. Ia kini lebih memilih bungkam. "Sekarang, lebih banyak diam dulu deh. 'Kan diam itu emas, katanya'," kata Chandra seusai memberikan klarifikasi kepada Tim Delapan di Gedung Wantimpres, Jakarta, Jumat (13/11).

Saat ditanya apakah dirinya sekarang menjadi penakut setelah dijebloskan ke penjara karena terlalu banyak bicara kepada wartawan, setelah kami menanyakan alasannya, Chandra hanya tersenyum.

Saat jumpa pers pun Chandra terlihat tidak banyak bicara. Ketika para wartawan mencecarnya dengan pertanyaan soal detail materi pemeriksaan, ia justru minta anggota Tim Delapan untuk menjawabnya.

"Mengenai proses internal yang terjadi di KPK telah kami sampaikan ke Tim Delapan. Ada beberapa fakta yang terjadi pada saat itu, kronologisnya sudah kita sampaikan, dan kita akan melengkapi dengan dokumentasi-dokumentasi, baik surat perintah yang berkaitan dengan hal tersebut," ujar Chandra.

Chandra memenuhi panggilan Tim Delapan guna memberikan keterangan terkait kronologi bergulirnya pelaporan kasusnya oleh Antasari Azhar kepada kepolisian. Chandra, yang mengenakan baju batik hitam putih, datang dengan didampingi tiga kuasa hukumnya. Ia diperiksa hampir dua jam oleh Tim Delapan. (Persda Network/CR2)

Sumber :
Persda Network