Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 07:26 WIB
Massa Pro-polisi Demo KPK
Leo Sunu | mbonk | Jumat, 13 November 2009 | 15:28 WIB
|
Share:

leo sunu
Ratusan massa yang menamakan diri Gerakan Masyarakat Untuk Pendidikan Politik Hukum dan HAM (Gempita), Jumat (11/12) sore, mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi.

JAKARTA, KOMPAS.com — Massa yang menamakan diri Gerakan Masyarakat untuk Pendidikan Politik Hukum dan HAM (Gempita), Jumat (13/11) sore, mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi. Mereka mendesak KPK untuk segera melakukan reformasi dan membersihkan diri dari oknum-oknum koruptor.

Beberapa nama disebutkan sebagai oknum petinggi-petinggi KPK yang merupakan koruptor, yakni Antasari Azhar, Chandra Hamzah, dan Bibit Samad Rianto. Mereka juga secara tegas menyatakan dukungannya kepada Polri untuk segera melanjutkan proses hukum terhadap ketiganya.

"Segera bersihkan KPK dari oknum tikus, yaitu Antasari, Bibit, dan Chandra, yang saat ini terdegradasi sebagai lembaga pemberantas korupsi," kata salah seorang orator dari atas mobil.

Koordinator aksi, Alfian Siregar, mengatakan bahwa KPK sebagai institusi hukum harus rela jika ada pimpinannya yang tersangkut kasus hukum untuk diproses sesuai undang-undang yang berlaku. "KPK harus bersih dari oknum-oknum koruptor yang dapat mengadu domba lembaga ini dengan institusi hukum lainnya," kata Alfian.

Massa juga mencoba memasuki Gedung KPK dan meminta menemui pimpinan KPK, tetapi tidak diperkenankan. Aksi ini pun mendapatkan pengamanan ketat dari aparat kepolisian. Akibat aksi tersebut, kemacetan pun tak terhindarkan di ruas Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.