Minggu, 12 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 12 Februari 2012 | 02:23 WIB
GMNI: Kaum Perempuan Dukung Angket Bank Century
Hertanto Soebijoto | hertanto | Jumat, 13 November 2009 | 14:13 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Komite ’Gerakan Sarinah’ Presidium Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Heni Lestari, di Jakarta, Jumat (13/11), menegaskan, kaum perempuan Indonesia harus mendukung penuh hak angket Bank Century oleh DPR.

"Ini menyangkut upaya pembukaan borok-borok permainan elite yang mengancam kebangkrutan total ekonomi negara. Perempuan harus berani tampil mendukung penuntasan skandal besar tersebut," tandasnya.

’Skandal Bank Century’ yang dianggap GMNI benar-benar mendukacitakan ekonomi rakyat, karena mengalirnya enam hingga tujuh triliun rupiah uang negara ke pihak elite ekonomi, menurutnya, sangat tidak bisa dipertanggungjawabkan, serta terkesan amat berbau manipulasi sehingga bisa dianggap sebagai tindak kriminal besar.

Karena itu, Heni Lestari mengajak seluruh kader GMNI, tidak saja anggota ’Gerakan Sarinah’ (aktivis perempuan) GMNI, agar bahu membahu menuntun pergerakan seluruh rakyat mendukung tindak lanjut hak angket tersebut.

"Persoalan ini merupakan pergumulan bersama, dan hanya bisa diselesaikan jika melibatkan sebanyak mungkin elemen rakyat yang butuh rasa keadilannya dipenuhi oleh negara," tegasnya.

Heni Lestari juga meminta pihak lembaga-lembaga penegak hukum, agar menghindari diri dari upaya rekayasa kasus dan menjauhkan segala kebijakannya dari intervensi para makelar kasus (markus), siapa pun dia.

"Kami harus memberi support kuat kepada aparat lembaga penegakkan hukum, agar bisa bekerja dengan independen, tidak takut diintervensi oleh kekuasaan maupun kekuatan mana pun, apalagi yang dikendalikan oleh pihak asing," tandas Heni Lestari lagi.

Sumber :
ANT