Minggu, 12 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 12 Februari 2012 | 02:23 WIB
Masih Ada Pihak yang Ingin Didengarkan Tim Delapan
Caroline Damanik | mbonk | Jumat, 13 November 2009 | 12:42 WIB
|
Share:

Kompas Images/Dhoni Setiawan
Tim Independen Verifikasi Fakta dan Proses Hukum atas Kasus Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah (Tim Delapan), Adnan Buyung Nasution (Tengah duduk) bersama anggotanya Anies Bawesdan (kiri duduk), Koesparmono Irsan (kanan duduk), Berdiri dari Kiri-Kanan Denny Indrayana, Amir Syamsuddin, Hikmahanto Juwana, Todung Mulya Lubis serta Komaruddin Hidayat

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com — Di ujung masa tugas Tim Delapan, rupanya masih ada pihak yang ingin memperdengarkan keterangannya. Menurut Amir Syamsuddin selaku anggota Tim Delapan, tim tersebut masih menerima undangan hingga Jumat siang ini. 

"Kami tinggal persiapan laporan. Tapi kelihatannya masih ada yang mau didengarkan. Namun, kita masih pertimbangkan. Kita diundang pukul 1 di luar (Kantor Wantimpres)," ucapnya tanpa mau menyebutkan pihak yang dimaksud.

Menurut politisi Partai Demokrat ini, draf rekomendasi akhir yang akan diserahkan kepada Presiden sudah hampir rampung.

Mulai siang hingga hari Minggu nanti, tim akan terus bekerja menyelesaikan rekomendasi hingga diserahkan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Senin mendatang. Kemarin, anggota Tim Delapan lainnya, Anies Baswedan, mengatakan bahwa tim sudah merasa cukup dengan klarifikasi yang diperoleh dari sejumlah pihak.

Pada Kamis (12/11), pertemuan untuk memberikan klarifikasi ditutup oleh para penyidik mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar dari Mabes Polri dan Polda Metro Jaya. Para penyidik memberikan klarifikasi seputar keterangan Antasari sebelumnya di depan tim mengenai dugaan adanya upaya pelemahan KPK.

Sementara itu, pengacara Budi Sampoerna, Lucas, yang sempat datang berinisiatif untuk memberikan klarifikasi dan informasi, batal bertemu dengan tim karena tidak memiliki waktu yang cukup dan tepat.