JAKARTA, KOMPAS.com - Musni Umar dari Eminent Persons Group (EPG) Indonesia-Malaysia mengharapkan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dan Perdana Menteri Malaysia Datuk Najib Tun Razak menyetujui pembentukan Yayasan Malindo.
"Pembentukan Yayasan ini merupakan salah satu butir rekomendasi EPG di bidang pendidikan yang telah disampaikan kepada pemimpin Indonesia dan Malaysia," ujar Musni di Jakarta, Jumat (13/11).
Pembentukan Yayasan Malindo ini, menurut Musni, amat penting dan mendesak dalam upaya menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas, yang akan menjadi pemimpin dalam berbagai bidang di kedua negara serumpun. Pasalnya, yayasan ini akan fokus memberi beasiswa kepada putera-puteri terbaik Indonesia dan Malaysia untuk belajar di negara maju.
"Dalam rangka itulah, EPG mengadakan pertemuan di Kuala Lumpur pada 11-13 November 2009 untuk membahas pelaksanaan rekomendasi EPG dan mengkaji isu-isu aktual yang mengganggu hubungan kedua negara sebagai upaya untuk meningkatkan hubungan baik dan kerjasama antara masyarakat kedua negara bertetangga," ujarnya.