KOMPAS
Rabu, 10 Februari 2010 Selamat Datang  |     |  
Tim Delapan Tak Gubris Tantangan Komisi III
Laporan wartawan KOMPAS.com Caroline Damanik
Kamis, 12 November 2009 | 17:43 WIB
KOMPAS IMAGES/DHONI SETIAWAN
Ketua Tim Independen Verifikasi Fakta dan Proses Hukum atas Kasus Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah (Tim Delapan) Adnan Buyung Nasution (tengah duduk) bersama anggotanya, (searah jarum jam) Anies Baswedan, Denny Indrayana, Amir Syamsuddin, Hikmahanto Juwana, Todung Mulya Lubis, Komaruddin Hidayat, dan Koesparmono Irsan, memberikan keterangan mengenai laporan sementara penyusunan rekomendasi kepada Presiden dalam kasus dugaan rekayasa pelemahan institusi Komisi Pemberantasan Korupsi di Gedung Dewan Pertimbangan Presiden, Jakarta Pusat, Senin (9/11).
TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com — Tim Delapan tak menggubris tantangan Ketua Komisi III Benny K Harman untuk berdebat soal penegakan hukum di Indonesia. Hampir semua anggota Tim Delapan tersenyum ketika diminta komentarnya terhadap tantangan tersebut. "Soal tantang-menantang itu tidak perlulah. Mereka-mereka kan lebih pintar dari kita," ujar Amir Syamsuddin di Kantor Wantimpres, Kamis (12/11).

Menurut anggota lainnya, Anies Baswedan, Tim tidak perlu menerima tantangan karena tugas yang dimandatkan kepada Tim datang dari Presiden, bukan dari DPR. Oleh karena itu, hasil rekomendasi yang juga akan berisi tentang reformasi penegakan hukum di Indonesia akan diserahkan kepada Presiden.

"Tugas kita cukup sampai di sini. Kita hanya memverifikasi," ujarnya. Sementara itu, tanggapan Todung Mulya Lubis tak kalah "dingin"-nya. Menurutnya, tim juga sudah mengetahui jelas pendapat Komisi III tentang polemik kasus Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah dari berbagai "panggung" yang digelar Komisi III dengan Polri, KPK ataupun dengan sejumlah pihak lain, seperti LSM.

"Saya sudah tahu semua pendapat Komisi III, mau berdebat apa lagi. Kita kan temukan fakta. Kita kan sudah bikin verifikasi. Kalau Komisi III punya fakta lain mau verifikasi, silakan, kan ada panggung sendiri," tegas advokat ini.

Editor: ksp Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.