Minggu, 12 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 12 Februari 2012 | 04:37 WIB
Bambang Tahu Pencabutan Cekal Joko Tjandra Salah
Caroline Damanik | msh | Rabu, 11 November 2009 | 18:16 WIB
|
Share:

KOMPAS.com/Caroline Damanik
Mantan Direktur Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widaryatmo memenuhi undangan Tim Delapan, Rabu (11/11), untuk memberikan klarifikasi.

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com — Meski enggan berkomentar panjang, mantan Direktur Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widaryatmo mengaku tahu bahwa pencabutan cekal Joko S Tjandra dalam kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) tidak benar.

"Ya, tidak benar," ujarnya sambil mengangguk-angguk dan tersenyum sebelum memberikan klarifikasi kepada Tim Delapan di Kantor Wantimpres, Rabu (11/11).

Namun, Bambang tidak membenarkan secara jelas bahwa informasi tersebut diperoleh Kapolri Jenderal (Pol) Bambang Hendarso Danuri darinya. Termasuk pula soal kembalinya dia ke tubuh Polri yang semula disebutkan atas permintaan Polri.

Dugaan sementara yang berkembang, Bambang justru "dikembalikan" oleh pimpinan KPK Bibit Samad Rianto karena mengetahui bahwa cekal tersebut tidak benar. Bambang yang mengenakan kemeja batik coklat keemasan ini merupakan narasumber terakhir yang dimintai klarifikasi oleh Tim Delapan pada hari ini.

Sebelumnya, Tim Delapan bertemu dengan Wakil Jaksa Agung AH Ritonga, mantan Jaksa Agung Muda Intelijen Wisnu Subroto, dan Deputi Penindakan KPK Ade Raharja.