KOMPAS
Rabu, 10 Februari 2010 Selamat Datang  |     |  
Buyung: Enggak Ada Bukti, "Ngapain" Dibawa ke Pengadilan?
Laporan wartawan KOMPAS.com Caroline Damanik
Rabu, 11 November 2009 | 15:03 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Tim Delapan Adnan Buyung Nasution mengaku tak habis pikir jika Kejaksaan Agung dan Polri tetap membawa kasus dugaan penyuapan dan penyalahgunaan wewenang Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah ke pengadilan meski dirinya sebagai personel tim yang kewenangannya terbatas tidak bermasalah secara institusional.

"Enggak masalah. Namun, enggak ada bukti ngapain dibawa ke pengadilan? Bisa saja mereka (Polri dan Kejagung) bernafsu bawa ini ke pengadilan, kan enggak ada buktinya? Apakah ini permainan yang akan menjerumuskan kita semua," ujar Buyung di Kantor Wantimpres, Rabu (11/11) siang.

Menurut Buyung, ada sejumlah opsi yang bisa dipertimbangkan Polri dan Kejaksaan untuk menghentikan kasus ini. Opsi pertama ada di tangan Polri, yaitu memberikan peluang untuk surat pemberhentian penyidikan perkara. Jika berkas perkara ternyata sudah di Kejagung, dari segi hukum, Kejagung berwenang mengeluarkan surat keputusan penghentian penuntutan.

Editor: Edj Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.