Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 15:07 WIB
Jemaah Haji Nonkuota Tiba
| jimbon | Rabu, 11 November 2009 | 04:55 WIB
|
Share:

AFP
Bandara Arab Saudi memeriksa dokumen jemaah haji saat mereka tiba di Red Sea City, Jeddah, Senin (9/11) malam, untuk menunaikan ibadah haji pada musim kali ini. Sekitar tiga juta orang menunaikan ibadah haji pada musim kali ini, termasuk satu juta di antaranya datang dari Arab Saudi.

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com - Lebih dari 203 anggota jemaah haji nonkuota diperkirakan sudah tiba di Mekkah dan Madinah, Arab Saudi. Seperti diberitakan sebelumnya, jemaah haji nonkuota mulai berdatangan ke Tanah Suci sejak 1 November lalu.

Mereka tidak terdaftar sebagai jemaah haji di Departemen Agama (Depag). Mereka masuk ke Arab Saudi menggunakan paspor hijau dan visa dari Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta.

Kepala Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah Kerja Jeddah Subhan Kholid saat dihubungi dari Jakarta, Selasa (10/11), mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan jumlah jemaah haji nonkuota yang masuk ke Tanah Suci. ”Tetapi, yang tercatat pada kami sekitar 203 orang sampai hari ini,” katanya.

Sementara menurut informasi, sebagian anggota jemaah haji nonkuota berangkat ke Tanah Suci dengan cara berkelompok dari Kalimantan Selatan dan Jakarta. Mereka berangkat dengan fasilitas dari dua biro perjalanan yang tak terdaftar di Depag.

Direktur Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah Slamet Riyanto menegaskan, pihaknya akan menindak setiap perusahaan penyelenggara ibadah haji khusus yang melanggar. Sanksi yang diberikan disesuaikan dengan tingkat pelanggaran yang dilakukan. Jika memberangkatkan jemaah haji di luar ketentuan, Depag akan mencabut izin penyelenggara ibadah haji khusus yang bersangkutan.

Melahirkan di Madinah

Iyet Suryati (32), anggota jemaah haji kelompok terbang 35 asal Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, melahirkan di Madinah. Sebelum berangkat, Iyet tak terdeteksi sedang hamil. Iyet adalah warga Kampung Gentong, Desa Selajambe, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi.

Kepala Seksi Haji dan Umrah Kantor Depag Kabupaten Sukabumi Adang Sabarna mengatakan, ”Dari pengakuannya, ia memang sengaja menyembunyikan kehamilannya agar tetap bisa berangkat beribadah haji.”

Adang yang menanyakan hal ini kepada Iyet mengatakan, dalam tes kesehatan tahap pertama, kedua, dan ketiga, Iyet mencampurkan air seninya dengan minuman teh supaya kehamilannya tidak terdeteksi. (nta/egi/aha)

Sumber :
Kompas Cetak