JAKARTA, KOMPAS.com- Memasuki bulan ketujuh di dalam tahanan, mantan Ketua KPK Antasari Azhar mengaku ada kebiasaan buruk yang lama ia tinggalkan kembali dalam hidupnya. Sudah lama ia tinggalkan kebiasaan merokok, tapi sekarang tiap ada jeda dalam tiap sidangnya ia selalu menyalakan rokoknya.
"Sempet berhenti. Lalu setelah ditahan merokok (lagi)," kata Antasari saat bincang-bincang sampai di teras ruang sidang PN Jaksel, Selasa (10/11).
Menurut dia, hal itu terjadi karena adanya peralihan dari kehidupan yang penuh aktifitas masuk ke "dunia sunyi" dalam tahanan. "Anda mau coba merasakan, ayo masuk (tahanan)," kata Antasari sambil tertawa.
Wajah Antasari kali ini tampak lebih plong. Karena ia baru mendengar kesaksian Williardi Wizard yang mencabut BAP-nya. Lebih dari itu Williardi pun "bernyanyi" kalau ada rekayasa dari polisi dalam pembuatan BAP sehingga Antasari dijebloskan dalam penjara.
"Pada teman-teman di KPK, saya katakan biarlah saya hadapi, yang benar tetap benar. Berbuat baik belum tentu benar. Memberantas korupsi baik tapi belum tentu benar," ucap Antasari.
Belum sempat menjelaskan apa yang ia maksudkan memberantas korupsi itu belum tentu benar, Antasari sudah masuk kembali ke ruang sidang. Apakah "benar" itu artinya sesuai dengan "kesepakatan" antarpejabat? Walahuhalam. Yang jelas, di mata Tuhan yang benar tetaplah benar. Tidak ada tawar menawar.
