YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Sejumlah remaja di Yogyakarta berpendapat Hari Pahlawan tidak hanya menjadi seremoni tahunan berupa upacara dan tabur bunga. Namun, harus bisa dijadikan motivasi bagi remaja untuk berbuat sesuatu yang baik dari aspek-aspek sederhana yang bisa dilakukan.
Venta, siswi SMA Stella Duce II, menyebut, remaja jangan lagi menambah daftar panjang masalah yang biasanya dilakukan remaja. "Mencoba mulai dari hal simpel, saya rasa tidak berlebihan. Misalnya menjaga tingkah laku dalam bergaul dan mengendarai kendaraan. Selain itu, jangan sampai terlibat narkoba, seks bebas, alkohol, bahkan rokok," katanya.
Caroline Tampubolon, siswi SMP Immaculata I Yogyakarta, mengatakan, remaja harus menghargai jasa pahlawan dengan mensyukuri bumi. "Pahlawan berjuang agar Indonesia merdeka, ya karena itu kita jangan merusak alam. Remaja mesti ambil bagian dalam upaya pelestarian alam. Termasuk juga mengurangi polusi, misalnya dengan banyak bersepeda ketimbang naik motor," papar Caroline.
Roni (22), mahasiswa salah satu perguruan tinggi swasta, berpendapat, ia akan mulai mencoba hal yang sulit, tetapi sebenarnya tidak. Ia akan mencoba bervegetarian. "Saya sudah bisa tidak merokok. Tapi saya ingin mencoba bervegetarian, walau bertahap. Dimulai dari mengurangi daging sapi dan kambing. Dalam beberapa literatur, daging dikatakan sumber penyakit dan merusak lingkungan. Alasan itu masuk akal," ucapnya.