Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 07:20 WIB
Hendarman: Semua Laki-laki Suka Duren
Hindra Liu | wah | Selasa, 10 November 2009 | 17:15 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com — Percakapan antara Wakil Jaksa Agung Abdul Hakim Ritonga dan Ong Juliana Gunawan cukup menyita perhatian anggota Dewan dari Komisi III, terutama bagian ketika jaksa itu meminta "duren".

Pada rapat dengan Jaksa Agung Hendarman Supandji, seorang anggota DPR mengkritisi percakapan tersebut. Menurut anggota Dewan tersebut, dalam terminologi kepolisian, "duren" dapat berarti sabu.

"Duren itu berarti shabu-shabu. Ini merupakan preseden buruk bagi Kejaksaan Agung," tukas legislator tersebut, Selasa (10/11) di ruang Komisi III DPR RI, Jakarta.

Hendarman pun sigap merespons pertanyaan tersebut. "Saya klarifikasi. Itu duren beneran. Karena beliau (Ritonga) memang suka duren. Saya rasa semua laki-laki suka duren," imbuhnya.

Klarifikasi Jaksa Agung yang diikuti pernyataan bahwa semua laki-laki suka duren malah menimbulkan tanda tanya kembali. Dalam bahasa gaul duren bisa juga diartikan duda keren. Juga ada istilah "belah duren" untuk laki-laki yang baru jadi pengantin. Jadi duren itu benar-benar buah durian atau "duren" yang disukai laki-laki?