JAKARTA, KOMPAS.com — Kehadiran Menko Perekonomian Hatta Rajasa pada pertemuan antara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Menko Polhukam Djoko Suyanto, Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri dan Jaksa Agung Hendarman Supandji, Senin (9/11) malam, mengundang tanda tanya. Pasalnya, semalam bertempat di Istana Negara, SBY dengan Menko Polhukam, Kapolri, dan Jaksa Agung membahas hasil perkembangan kerja Tim Delapan tentang perkara Wakil Ketua KPK (nonaktif) Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah.
Seusai rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (10/11), Hatta menjelaskan bahwa ia tak terlibat pada pembahasan perkara Bibit dan Chandra selama 2,5 jam sejak pukul 20.50 WIB. "Ini beda dengan Pak Djoko. Saya urusan ekonomi, dan Pak Djoko urusan polhukam," ujar Hatta.
Hatta mengemukakan, pertemuan dengan Presiden Yudhoyono untuk membahas pelantikan Gita Wirjawan selaku Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). "Saya ini kan confused. Saya atau Presiden yang melantik," kilahnya.
Ketika disinggung kemungkinan dampak ekonomi atas perkara Bibit dan Chandra dibahas secara mendalam dengan SBY, Hatta pun menjawab lugas, "No... no."
