JAKARTA,KOMPAS.com- Dua penerjun payung Frankie Kowaas dan Petra Mandagi menyerahkan bendera kepada Pimpinan KPK, Selasa ( 10/11 ). Beberapa saat sebelumnya mereka melakukan aksi berbahaya dengan terjun bebas dari Menara Imperium setinggi 141 meter, yang terletak tidak jauh dari Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta.
Aksi bebas ini dilakukan Frankie dan Petra Mandagi bersama kelompok pecinta alam se Jakarta dan Jawa Barat sebagai bentuk dukungan kepada KPK.
Para penerjun ini kemudian secara langsung diterima di halaman Gedung KPK oleh Pimpinan KPK Waluyo. Ia pun menerima bendera dan kaus bertuliskan "Selamatkan Indonesia dari Korupsi". Kepada para penerjun dari kelompok pecinta alam se-Jakarta dan Jawa Barat ini, Waluyo menyampaikan terima kasihnya atas dukungan mereka kepada KPK.
"Kami tidak pernah sendiri, dukungan selalu mengalir untuk pemberantasan korupsi. Tiap dukungan yang datang memberi semangat kami untuk memberantas korupsi," kata Waluyo yang langsung disambut riuh oleh tepuk tangan para pecinta alam yang hadir.
Tak kurang dari 200 orang anggota kelompok pecinta alam tersebut datang ke KPK untuk menyatakan dukungannya. Selain aksi terjun payung kelompok ini juga melakukan aksi lainnya seperti menyusuri sungai Ciliwung dengan perahu karet, dan pertunjukan barongsay memakan roti buaya.
Koordinator aksi, Yoppie Saragih mengatakan aksi ini merupakan sebuah dukungan terhadap KPK dan upaya pemberantasan korupsi. "Dalam memperingati Hari Pahlawan, kami mendukung gerakan moral melawan korupsi. Kami menghargai perjuangan teman-teman KPK melawan korupsi," ungkap Yoppie.