KOMPAS
Rabu, 10 Februari 2010 Selamat Datang  |     |  
Pasokan Berlimpah, Harga Cakalang Tinggal Setengah
Selasa, 10 November 2009 | 11:35 WIB
KOMPAS/WISNU WIDIANTORO
Pekerja melakukan sortasi kualitas ikan cakalang hasil tangkapan nelayan saat bongkar muatan di Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zahman, Muara Baru, Jakarta Utara.
TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com - Harga ikan cakalang terus melorot selama beberapa hari terakhir. Kalau biasanya harga 1 kilogram (kg) ikan cakalang di pelelangan ikan mencapai Rp 10.000, belakangan sudah menyentuh Rp 5.000 per kg.

Penyebab anjloknya harga itu adalah kelebihan pasokan sehingga ikan berlimpah di pasaran. "Daya tampung industri cold storage yang tersedia tidak cukup menampungnya,” jelas Sugiarto Surya, Direktur PT Gabungan Era Mandiri, salah satu perusahaan pengolahan ikan di Muara Baru, Jakarta, kemarin (9/11).

Pasokan cakalang sendiri sampai melimpah karena kebetulan pas musim cakalang ini, armada penangkap ikan bertambah tanpa diimbangi pembangunan cold storage. Akibatnya, kata Sugiharto, kini banyak cold storage di pelabuhan perikanan samudera (PPS) Nizam Zachman, Muara Baru, Jakarta Barat, tak mampu menampung.

Penurunan harga cakalang, kata Sugiarto, akan lebih parah lagi jika akhir tahun nanti pemerintah mulai membatasi ekspor ikan jenis tertentu secara utuh (gelondongan). Saat itu harga cakalang akan jatuh karena pasokan di pasaran kian menumpuk.

Selain masalah daya serap industri yang kecil, penurunan harga juga disebabkan permintaan pasar cakalang untuk kebutuhan dalam negeri yang lemah. Sebagai gambaran, volume cakalang yang mendarat di PPS Nizam Zhaman saja mencapai 7.238 ton. Volume sebanyak itu setara dengan 43 persen total produksi ikan Cakalang pada tahun 2008. Itu pun belum menghitung pasokan Cakalang dari luar Jakarta seperti Cirebon, Surabaya, dan Sumatera; maupun ikan cakalang yang ditangkap di wilayah Timur seperti Sulawesi, Papua ,dan Maluku.

Ady Surya, Ketua Harian Asosiasi Industri Pengalengan Ikan Indonesia menambahkan, penyebab penurunan harga cakalang juga akibat rendahnya permintaan cakalang dari negara importir. “Kondisi ini tak hanya terjadi di Indonesia. Harga cakalang di Thailand juga mengalami penurunan,” ungkapnya.  (Asnil Bambani Amri/Kontan)

Editor: Edj   |   Sumber :KONTAN Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.