KOMPAS
Rabu, 10 Februari 2010 Selamat Datang  |     |  
Presiden Tabur Bunga di Makam Pahlawan
Selasa, 10 November 2009 | 10:37 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melakukan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Nasional Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (10/11) pagi.
    
Presidenk Yudhoyono yang mengenakan setelan jas berwarna hitam dengan didampingi Ibu Ani Yudhoyono yang mengenakan kebaya biru tiba di lokasi sekitar pukul 08.00. Pasangan tersebut diikuti oleh Wakil Presiden Boediono dan Ibu
Herawati Boediono.
    
Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, Presiden memimpin upacara mengheningkan cipta untuk para pahlawan bangsa pada pukul 08.15 selama sekitar 60 detik.
    
Seusai acara peletakan karangan bunga di monumen pahlawan di Taman Makam Pahlawan Nasional Kalibata, Presiden dengan diikuti oleh Ibu Negara, Wapres, para menteri Kabinet Indonesia Bersatu, dan tamu undangan lain melakukan tabur bunga di sejumlah makam pahlawan nasional.
    
Presiden melakukan tabur bunga di makam mantan Wakil Presiden Adam Malik, Sudharmono, Umar Wirahadikusuma, serta para pahlawan revolusi, antara lain Sustoyo Siswo Mihardjo, S Parman, MT Haryono, Suprapto, A Yani, dan pahlawan nasional Abdul Haris Nasution dan Edi Sudrajat.
    
Seusai melakukan tabur bunga, Presiden meninggalkan Taman Makam Pahlawan Nasional Kalibata menuju Istana Negara.
    
Hadir juga dalam kesempatan itu antara lain Kapolri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri, Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Linda Agum Gumelar, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menhan Purnomo Yusgiantoro, Menhub Freddy Numberi, Menakertrans Muhaimin Iskandar, dan Mendiknas M Nuh.

Penulis: MBK   |   Editor: mbonk   |   Sumber : ANT Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.