Samarinda, Kompas -
Kepala Seksi Konservasi PT Surya Hutani Jaya Bagus Asep Indarto mengatakan hal itu dalam kegiatan Peluncuran Program Kampanye Taman Nasional Kutai dan Lokakarya Integrasi Kawasan di Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda, Senin (9/11).
Jumlah orangutan (Pongo pygmaeus morio), demikian Bagus, adalah hasil survei setahun lalu oleh perusahaan dan lembaga swadaya masyarakat.
Menurut Bagus, perusahaannya mengikuti saran pemerhati konservasi. Orangutan tidak dihabisi, tetapi diselamatkan dengan menyediakan sebagian kawasan konsesi sebagai areal jelajah atau habitat.
Perusahaan patungan swasta dan pemerintah ini memiliki areal konsesi 157.070 hektar di Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kabupaten Kutai Timur. Seluas 84.561 hektar dijadikan hutan tanaman industri serta ditanami akasia dan eukaliptus.
Areal konsesi perusahaan berbatasan dengan Taman Nasional Kutai serta dialiri tiga sungai, yaitu Sungai Santan, Menamang, dan Mao. Karena itu, perusahaan berperan sebagai penyangga ekosistem Taman Nasional Kutai.
Bagus menyatakan, perusahaan mengusulkan 500 meter hingga 1.000 meter di kiri dan kanan sungai agar dijadikan habitat orangutan.
