KOMPAS
Rabu, 10 Februari 2010 Selamat Datang  |     |  
Dik Doank: Ingin Ciptakan "Pahlawan" Pendidikan
Senin, 9 November 2009 | 13:18 WIB
LASTI KURNIA/HARIAN KOMPAS
Ilustrasi: "Dalam sekolah alam ini kami mempunyai metode bahwa guru bukanlah dewa yang harus disembah murid, guru adalah teman sehingga para murid tidak sungkan-sungkan terhadap gurunya," kata Eko.

JAKARTA, KOMPAS.com — Keinginan Dik Doank mendirikan sekolah alam yang ditujukan untuk membangun kreativitas anak-anak kurang mampu bukan didasarkan alasan mencari keuntungan, melainkan untuk membantu anak-anak yang kurang mampu.

Pria multitalenta yang mempunyai nama lengkap Raden Rizki Mulyawan Kertanegara Hayang Denda Kusuma tersebut mengawali niat pembuatan sekolah Kandank Jurank Doank (KJD) karena kepeduliannya dengan kehidupan dan lingkungan sosial di sekitar tempat tinggalnya di kawasan Jurangmangu, Ciputat, Tanggerang.

"Saya mendirikan sekolah ini bagi anak-anak yang kurang mampu di lingkungan saya dan bagi mereka yang kesulitan memperoleh pendidikan yang layak," kata pria kelahiran 21 September 1968 itu.

Sekolah bertema alam dan mempunyai banyak kegiatan di bidang pengembangan kreativitas dan seni untuk anak-anak didiknya tersebut diberi nama KJD.

Menurut penyanyi, pembawa acara, dan desainer grafis Indonesia tersebut, ide awal pendirian sekolah berawal dari keprihatinannya terhadap keterpurukan nasib pendidikan sebagian anak-anak Indonesia.

Keprihatinannya itu pada akhirnya berujung pada niat besarnya untuk membangun sekolah yang dinaungi oleh Yayasan Dik Doank, yayasan yang memperkenalkan pendidikan dan pengembangan bakat anak-anak.

Melalui sekolah tersebut, Dik juga mencoba memberi bekal bermain sepak bola kepada anak-anak yang mempunyai bakat dan ketertarikan di bidang tersebut.

Bahkan, Dik Doank punya filosofi sendiri untuk sekolah KJD, yakni hidup adalah proses. Proses adalah perubahan. Dan perubahan itulah yang menandakan kita hidup.

Penulis: SOE   |   Editor: hertanto   |   Sumber : ANT Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.