
JAKARTA, KOMPAS.com -
”Kami mengamati kedatangan mereka selama beberapa hari ini,” kata Kepala Daerah Kerja Jeddah Subhan Cholid yang dihubungi dari Jakarta, Minggu (8/11) malam. Berdasarkan pengamatan petugas haji di Bandara King Abdul Aziz, jemaah nonkuota itu mulai tiba hari Minggu 1 November 2009.
Jemaah haji nonkuota itu adalah mereka yang tak terdaftar di Departemen Agama. Akan tetapi, mereka punya visa yang diterbitkan Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta. ”Kalau negara (yang mengeluarkan visa) mengizinkan, ya bagaimana lagi,” kata Subhan.
Menurut catatan petugas haji, jemaah nonkuota yang tiba di Bandara King Abdul Aziz berturut-turut pada Minggu (1/11) sebanyak 1 orang, Senin (2/11) ada 13 orang, Rabu (4/11) sebanyak 66 orang, dan Sabtu (7/11) sebanyak 118 orang.
”Mereka ada yang terlihat bingung, tidak mengerti hak-haknya. Ketika ditanya soal transportasi atau penginapan, mereka juga tak tahu,” ujar Subhan. ”Kalau perusahaannya (yang membawa mereka) tidak resmi, kasihan mereka,” ucapnya.
Subhan mengatakan, sebagai warga negara Indonesia, jemaah haji nonkuota seharusnya mendapat perlindungan di mana pun berada. Namun, karena mereka tidak terdaftar resmi, pihaknya pun tidak punya kewajiban untuk hal tersebut. ”Jemaah tersebut tidak pernah melapor kepada kami. Ini yang menyulitkan. Mudah-mudahan tidak ada masalah di kemudian hari,” katanya.
Tahun lalu, kata Subhan, ada jemaah nonkuota yang tidak memiliki tiket pulang ke Tanah Air. Akibatnya mereka terkatung-katung di Bandara King Abdul Aziz. ”Kami, kan, punya perwakilan di bandara, lalu mereka dibawa ke kami. Kalau sudah begini, semua orang jadi repot,” katanya.
Subhan memahami, banyaknya jemaah haji nonkuota akibat panjangnya antrean resmi (kuota) di Departemen Agama untuk bisa berangkat haji sehingga mereka tidak sabar. Tahun ini saja kuota jemaah haji sebanyak 207.000 orang dari daftar tunggu 900.000 orang. ”Bukannya kuota tidak ditambah, tetapi kapasitas Mekkah memang tidak bertambah,” kata Subhan seraya menyebutkan sudah lebih dari 100.000 anggota jemaah haji tiba di Arab Saudi.