KOMPAS
Senin, 22 Maret 2010 Selamat Datang  |     |  
Tim Delapan: Ada Tidaknya Yulianto Bukan Masalah
Minggu, 8 November 2009 | 20:56 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Nama Yulianto mencuat ke permukaan setelah disebut-sebut oleh Ary Muladi, saksi kunci kasus suap terhadap Pimpinan KPK. Menurut Ary, Yulianto adalah perantara untuk menyerahkan uang suap kepada Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tak ayal, Yulianto pun menjadi missing link antara Ary Muladi dan pimpinan KPK yakni Bibit Samad Rianto, Chandra Hamzah dan M Jassin.

Namun, usai melakukan pemeriksaan terhadap mantan Ketua KPK Antasari Azhar, Tim Delapan menyatakan tidak mempermasalahkan keberadaan Yulianto. "Dari konstruksi yang sekarang, ada tidaknya Yulianto itu tidak ada masalah. Pemanggilan itu ada rencana ke situ, kalau orangnya ada," kata Anggota Tim Delapan Anies Baswedan, di Gedung Wantimpres, Minggu (8/11).

Pertimbangan Tim Delapan adalah yang akan diusut adalah bukti-bukti dan keterangan yang diberikan oleh pihak Kepolisian. "Ya jadi begini, kita harus lihat persoalan ini bukan siapa aktornya, tapi apa yang terjadi kita fokuskan dengan apa yang diajukan polisi. Itu yang dijadikan petunjuk, dari situ kita jadikan assessment," ungkapnya.

Mengenai sosok Yulianto itu sendiri, kata Anies, hanya akan dilakukan review ulang dari pemeriksaan-pemeriksaan yang sudah ada. "Soal Yulianto kita akan review. Sudah cukup. Kalau orangnya ada biar polisi yang periksa. Kita hanya akan panggil dan verifikasi pihak terkait," tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Anies juga menegaskan, yang menjadi bahan utama penyelidikan oleh Tim Delapan adalah petunjuk-petunjuk yang diberikan oleh Polri. "Kita lebih konsen petunjuk-petunjuk polisi. Sebab ada pertanyaan di masyakarat apa proses hukum terhadap Pak Bibit dan Pak Chandra, apa proses hukum sudah benar atau ada masalah. Lalu Presiden dengan tim ini melakukan verifikasi dengan bukti-bukti hukum yang dimiliki tim polisi. Kita bukan lakukan verifikasi atas rekaman atau aktor-aktor," tegasnya.

Penulis: C11-09   |   Editor: Glo Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.