JAKARTA,KOMPAS.com — Kisruh yang terjadi antara KPK dan Polri menimbulkan gelombang reaksi yang besar dari masyarakat. Ribuan facebookers pendukung KPK bahkan sampai turun ke jalan menyatakan aspirasi dan dukungannya terhadap dua pimpinan (nonaktif) KPK, Bibit Samad Rianto dan Chandra Hamzah.
Musisi Franky Sahilatua pun turut serta dalam aksi para facebookers tersebut. Ia mengecam tindakan pemerintah yang seperti lepas tangan dalam kisruh dua institusi penegak hukum tersebut. Menurutnya, apa yang dilakukan oleh komunitas dunia maya tersebut merupakan simbol kekecewaan masyarakat terhadap pemerintah yang telah gagal melakukan reformasi birokrasi di tubuh lembaga penegak hukum.
"Masyarakat sudah mengalami kepengapan karena para penegak hukum dan partai-partai itu mengecewakan. Maka masyarakat dalam hal ini mencari jalan keluarnya sendiri," kata Franky kepada Kompas.com, Minggu (8/11).
Apa yang terjadi saat ini, lanjutnya, bisa jadi merupakan sebuah perlawanan secara tidak langsung. Bahkan, jika nantinya Presiden tidak bisa memperlihatkan tanggung jawabnya secara serius, bisa menimbulkan gelombang reaksi yang lebih besar. "Ini sebuah tanda bahwa mereka melawan pemerintahan karena mereka tak bisa tertibkan dirinya sendiri, baik eksekutif maupun yudikatif. Kalau Presiden tidak segera mengantisipasi ini, mereka bisa jadi bola liar. Di daerah-daerah, setelah hari ini, saya yakin akan melakukan hal yang sama," tuturnya.
Lalu, apakah Franky akan selalu turut serta dalam aksi semacam ini? "Saya selalu mendukung setiap upaya melawan korupsi," katanya.
