JAKARTA, KOMPAS.com - Nama Yulianto yang disebut-sebut Ary Muladi sebagai pihak yang menyampaikan uang suap kepada para pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menjadi misteri bagi Tim Delapan.
"Ada missing link, penyebutan nama Yulianto, dimana dan siapa, itu jadi pertanyaan besar," tutur Anggota Tim Delapan Anies Baswedan di Kantor Wantimpres, Sabtu (7/11).
Menurut Anies, tidak ada informasi baru yang diperoleh dari pertemuan dengan Ary Muladi selain penegasan fakta bahwa Ary menerima uang itu dari Anggodo Widjojo tapi tak pasti memberikannya ke pimpinan KPK.
Anies juga mengatakan tim akan melakukan review terhadap keakuratan hasil tes lie detector. "Kita akan cek lagi," tandas Anies.

