JAKARTA, KOMPAS.com- Nengarawan Center akan memberikan penghargaan kepada tiga tokoh nasional, yakni mantan Presiden Megawati Soekarnoputri, mantan wakil presiden Jusuf Kalla, dan Presiden Susilo Bambang Yufhoyono. Akan tetapi, penghargaan terhadap Presiden SBY untuk sementara ditunda sampai tuntasnya kasus Bank Century.
Demikian diumumkan Direktur Negarawan Center Johan Silalahi dalam diskusi di DPR, Kamis (5/11) sore ini.
Menurut Johan, penghargaan terhadap Megawati Soekarnoputri diberikan sebagai karena Mega telah sukses menyelenggarakan pemilu yang jujur, adil dan transparan. Sedangkan Jusuf Kalla dinilai sebagai pemimpin yang efektif dan banyak memberikan terobosan.
"Sebetulnya kami juga mau memberikan penghargaan kepada Presiden Yudhoyono sebagai pemimpin terdepan dalam pemberantasan korupsi, tetapi kami tunda pemberian penghargaan tersebut sampai Presiden Yudhoyono menuntaskan kasus Bank Century," kaya Johan.
Menurut Johan, kasus "buaya vs cicak" muaranya adalah kasus Bank Century. Selama ini tambah Johan, Presiden Yudhoyono selalu mengatakan akan menjadi orang pertama dalam pemberantasan korupsi. Namun pada kenyataannya untuk membongkar kasus Bank Century terlihat Presiden Yudhoyono justru melakukan hal yang sebaliknya.
"Karena itu saya, Johan Silalahi, menyatakan mosi tidak percaya terhadap Presiden Yudhoyono dan akan kami cabut mosi tidak percaya itu apabila Presiden Yudhoyono berani membongkar tuntas kasus Bank Century," kata Johan Silalahi.
Johan juga mendesak Presiden Yudhoyono untuk membuktikan bahwa ia tidak terlibat dalam kasus Bank Century.

