KOMPAS
Rabu, 10 Februari 2010 Selamat Datang  |     |  
Berhati-hatilah Memilih Obat Penurun Demam
Kamis, 5 November 2009 | 19:00 WIB
KOMPAS/Wisnu Widiantoro
Seorang ibu menemani anaknya, Adi, yang dirawat di RSUD Tarakan, Jakarta Pusat karena terserang penyakit Demam Dengue (DD).
TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com - Mewaspadai demam berdarah yang biasanya muncul pada masa pancaroba dan banyak diderita anak-anak, para orangtua sebaiknya lebih teliti dan hati-hati dalam memberikan obat penurun demam untuk anak.

Menurut dr.Alan R.Tumbelaka, Sp.A (K), dari Departemen Ilmu Kesehatan Anak, FKUI, bila anak sudah positif menderita demam berdarah dengue, sebaiknya anak diberi obat penurun panas golongan parasetamol. Obat jenis ini lebih aman untuk lambung dan tidak memiliki efek menghambata pembekuan darah.

Sebuah riset independen Retail Audit Nielsen, Indonesia Urban Juli 2009 mengungkapkan bahwa sekitar 70 persen konsumsi obat penurun demam anak di wilayah perkotaan di Indonesia adalah mengandung asam asetilsalisilat (acetyl salicylic acid) dan golongan obat antiinflamasi non-steroid.

Obat penurun demam asam asetilsalisilat tidak disarankan untuk anak yang menderita DBD karena bisa menimbulkan risiko perdarahan pada infeksi dengue dan sakit lambung. Sementara itu golongan ibuprofen diduga dapat menurunkan trombosit.

Penulis: C14-09   |   Editor: wah Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.