JAKARTA, KOMPAS.com — Adik buronan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Anggoro Widjojo, Anggodo Widjojo, mengaku siap memenuhi undangan Tim Delapan untuk memberikan konfirmasi sampai tuntas. Namun, dirinya juga menyatakan bahwa haknya untuk mendapatkan perlindungan hukum juga harus dipenuhi.
Hal ini disampaikan Anggodo di depan Tim Delapan di Kantor Wantimpres, Kamis (5/11). "Status saya yang saya tahu saya bukan tahanan. Tapi saya siap (diperiksa). Saya lihat kemarin sore Bapak (Adnan Buyung) ngasih respons seakan-akan saya ini (perlu diwaspadai). Saya mohon saya juga rakyat yang butuh perlindungan. Tolong bantuan. Saya sudah susah juga. Jadi Bapak anggap saya rakyat yang sama haknya untuk mendapatkan perlindungan hukum yang benar," tutur Anggodo.
Anggodo juga memberikan jaminan bahwa dirinya akan taat hukum ketika dipanggil untuk memberikan klarifikasi ataupun diperiksa kapan saja. Anggodo mengatakan, sudah empat bulan dirinya selalu memenuhi panggilan pemeriksaan, bahkan hingga tengah malam.
Anggodo juga mengatakan bahwa dirinya masih tinggal di alamat yang sama. Untuk lebih meyakinkan, Anggodo mengatakan, dirinya siap tidur di Mabes Polri ataupun Kantor Wantimpres jika diperlukan sebagai jaminan.

