Minggu, 12 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 12 Februari 2012 | 06:01 WIB
Anggodo: Dua Malam Saya Tidur di Mabes Polri
Caroline Damanik | mbonk | Kamis, 5 November 2009 | 15:22 WIB
|
Share:

DHONI SETIAWAN
Anggodo Widjojo akhirnya memenuhi panggilan Tim Independen Verifikasi Fakta dan Proses Hukum atas Kasus Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah atau sering disebut Tim Delapan di Gedung Dewan Pertimbangan Presiden, Jakarta Pusat, Kamis (5/11).

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com — Tokoh sentral rekaman KPK Anggodo Widjojo mengaku sudah dua malam tidur di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (4/11), karena diperiksa hingga larut malam.

Keberadaan Anggodo tadi malam menuai kontroversi. Sejumlah anggota Tim Delapan bahkan sempat mengancam akan mengundurkan diri karena mendapat informasi bahwa Anggodo tidak ditahan oleh polisi, menyusul dibukanya rekaman KPK di sidang Mahkamah Konstitusi, Selasa (3/11). Mendengar rekaman KPK, Tim Delapan antara lain meminta Kapolri untuk menahan Anggodo.

Sebelumnya, kuasa hukum Anggodo, Bonaran Situmeang, menyatakan bahwa Anggodo meninggalkan Mabes Polri dengan kawalan polisi dan kembali lagi Kamis (5/11) pagi untuk menjalani pemeriksaan.

"Kemarin melalui pemeriksaan dua hari dua malam, dan memang saya tadi malam terlalu malam diperiksa. Saya tidur di Mabes. Tapi yang jelas, saya bukan tahanan. Tapi saya siap," ungkap Anggodo di hadapan Tim Delapan.

Anggodo diperiksa sejak Selasa malam. Hingga kini, polisi belum menetapkan Anggodo sebagai tersangka karena belum menemukan bukti-bukti.