JAKARTA, KOMPAS.com — Tiga anggota Tim Delapan atau Tim Pencari Fakta (TPF) yang berlatar belakang akademisi merasa sangat kecewa kepada Polri. Anies Baswedan, Hikmahanto Juwana, dan Komaruddin Hidayat menilai, rekomendasi mereka agar Polri menindak tegas Anggodo Widjojo sebagai pihak yang telah mengobrak-abrik tatanan hukum negara tidak diindahkan sama sekali. Salah satu pilihannya, mereka akan mundur.
Hal ini disampaikan oleh Anies Baswedan ketika dihubungi Kompas.com, Kamis (5/11). Anies yang biasanya tenang kali ini berbicara dengan nada emosional. "Ini belum rekomendasi yang sulit-sulit. Baru meminta tegas menindak orang yang jelas-jelas mengobrak-abrik tatanan hukum kita saja sulit sekali. Mundur kami lihat sebagai suatu pilihan," tegas Anies.
Sejak kemarin malam, Tim Delapan merasa kecewa ketika Polri akhirnya melepaskan Anggodo karena dinilai tak cukup bukti untuk menunjukkan keterlibatan adik buronan KPK, Anggoro Widjojo, ini.
Menurut Anies, Polri terlalu lembek dalam menyikapi Anggodo. "Kalau menindak tegas orang ini saja tidak bisa, apalagi kita mau memperbaiki tatanan hukum?" kata Rektor Universitas Paramadina ini.
Sikap ketiganya akan dibawa ke rapat internal Tim Delapan pagi ini. Namun, Anies belum dapat menyatakan apakah mereka akan langsung mengajukan pilihan mundur ke dalam rapat internal.

