KOMPAS.com — Salah makan , gigi bermasalah, dan masalah pada pencernaan adalah beberapa penyebab bau napas tak sedap. Untuk mengatasinya memang harus ditemukan akar permasalahannya. Namun, sementara Anda mencari tahu apa akar permasalahannya, cobalah untuk mengatasi bau napas tak sedap dengan tips berikut.
Menyikat lidah
Lidah masih bagian dari mulut. Banyak orang yang tidak menyadari bahwa lidah pun bisa menyebabkan bau mulut tidak sedap. Bagian atas lidah memiliki bagian yang bentuknya seperti kapsul-kapsul kecil, jika dilihat dengan mikroskop, akan terlihat seperti hutan jamur. Di sela-sela kuncup jamur tersebut ada ruang yang bisa menjadi tempat bersembunyi plak dan sisa-sisa bahan makan an yang kita makan . Jika hal ini menumpuk dan membusuk di dalam, maka hasilnya adalah bau napas tak sedap. Untuk mengatasinya, saat menyikat gigi, jangan lupa untuk mengusap pula bagian atas lidah Anda, untuk membersihkan sisa makan an dan menghilangkan bakteri yang bertumbuh.
Hindari minuman tertentu
Kopi, susu, bir, anggur, dan wiski adalah beberapa minuman yang bisa membuat napas beraroma tak sedap. Setiap sisa minuman tadi bisa menyangkut di plak gigi pada mulut dan masuk ke dalam sistem pencernaan dan baunya akan keluar kembali setiap kali Anda bernapas.
Bawa perlengkapan sikat gigi
Beberapa penyebab bau tak sedap bisa dihilangkan, baik secara permanen mapupun sementara jika Anda langsung menggosok gigi seusai makan . Penyebab utama napas berbau adalah lapisan lembut dan lengket dari bakteri hidup yang menempel pada gigi dan gusi, dikenal juga dengan sebutan plak. Sepanjang hari, setidaknya ada 50 triliun organisme mikroskopis yang bernaung di dalam mulut Anda. Mereka menempel di sudut-sudut gelap, mengonsumsi makan an yang masuk ke dalam mulut Anda, menyimpan bau-bauan, dan memproduksi bau mereka sendiri. Setiap Anda menghela napas, begitu pun para bakteri di dalam mulut Anda. Jadi, sikatlah plak setiap sehabis makan dan hilangkan beberapa makan an penyebab bau mulut.
Konsumsi peterseli
Daun peterseli tak hanya baik sebagai penghias piring, tapi juga bisa membantu menghilangkan bau mulut. Daun ini mengandung klorofil, yang dikenal juga sebagai pewangi napas. Anda bisa mengonsumsinya dengan langsung memakannya (pastikan dalam keadaan bersih), atau gunakan sebagai campuran dalam jus.
Permen
Permen karet atau permen mint memang sering digunakan sebagai “penyelamat” di waktu-waktu tertentu. Namun, permen tidak akan bertahan lama. Malah, permen karet yang terlalu lama dikulum akan mengakibatkan napas tak sedap. Pilih permen karet yang mengandung xylitol agar tidak merusak gigi.
Kurangi makan an yang terbuat dari susu
Bahan makan an yang terbuat dari susu, seperti susu atau keju, bisa menyebabkan bau mulut tidak sedap, apalagi jika bersisa dan tidak segera dibersihkan.

