Selasa, 29 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Selasa, 29 Mei 2012 | 05:24 WIB
Erry Riyana Minta Ikut Ditahan
Sandro | wah | Jumat, 30 Oktober 2009 | 21:28 WIB
|
Share:

KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Erry Riyana Hardjapamekas dalam sesi wawancara saat mendatangi Kantor Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Jumat (30/10).

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com — Mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Erry Riyana Hardjapamekas meminta kepada polisi agar dirinya ditetapkan sebagai tersangka serta ditahan. Ia mengaku pernah melakukan hal yang sama dengan apa yang dilakukan dua pimpinan KPK nonaktif, Bibit S Rianto dan Chandra M Hamzah.

Permintaan itu disampaikannya melalui surat yang ditujukan kepada Kabareskrim Komjen Susno Duadji, Jumat (30/10). Menurut dia, sebagian besar pimpinan KPK termasuk mantan pimpinan pernah melakukan hal serupa yaitu mengeluarkan perintah pencekalan dan pencabutan pencekalan terkait proses penyelidikan dan penyidikan di KPK.

"Sehingga layak ditetapkan sebagai tersangka," katanya. Karena itu, tambah dia, jika polisi konsisten dengan kebijakan hukum, ia bersedia ditahan karena menjalankan tugas sebagai pimpinan sesuai UU No 30 Tahun 2002 tentang KPK.

Advertorial
»