JAKARTA, KOMPAS.com — Main polo di sungai kampar, jangan lupa memakai dasi. Walau yang follow tak sebanyak Joko Anwar, saya akan tepati janji. Bagi pengguna Twitter, tentu tidak asing lagi dengan sepenggal pantun karya Menkominfo Tifatul Sembiring tersebut.
Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera ini terbilang rajin menulis pantun di status Twitter-nya (tweet). Sebagai informasi, tweet tersebut ditulis pada Senin (26/10) lalu. Adapun Joko Anwar merupakan salah satu pengguna Twitter dengan pengikut (follower) berjumlah ratusan ribu orang.
Lewat Twitter-nya, www.twitter.com/tifsembiring, Tifatul kerap meminta masukan dan kritik dari masyarakat. "Semua itu saya sebenarnya. Memang benar sih, kadang saya juga yang nulis tweet," ujar Tifatul sambil tersenyum saat ditanya soal kebenaran Twitter miliknya.
Namun, saat ditemui pada Rabu (28/10) di Jakarta, dia juga mengakui, kesibukannya sebagai menteri satu bulan terakhir ini cukup menyita waktunya. Ini membuatnya kewalahan membalas tweet yang masuk. Kendati demikian, dia mengaku berusaha untuk membalas semua tweet yang masuk tiap harinya.
"Karena saya terlalu sibuk untuk menanggapinya, tetapi saya berusahalah. Pernah ada konsultasi skripsi, sampai 15 pertanyaan. Bisa 15 halaman kalau saya balas," cetusnya.
Beberapa hari lalu, dunia Twitter sedikit terguncang karena kemunculan account Twitter Tifatul Sembiring. Saat itu, banyak yang meragukan kebenaran account tersebut adalah milik Tifatul.
Namun, saat Pesta Blogger 24 Oktober lalu akhirnya semua misteri terkuak. Dengan bangganya, mantan Ketua Komisi I DPR RI dari F-PKS ini memaparkan bahwa account tersebut miliknya.

