JAKARTA,KOMPAS.com - Puluhan fans grup band "Wali", Rabu (28/10) pukul 16.30, melakukan aksi demo di depan Gedung Kedutaan Besar Malaysia, di Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta. Mereka memprotes pembajakan sejumlah lagu-lagu karya band "Wali" yang telah dibajak dan diperjualbelikan di negeri jiran tersebut tanpa ada persetujuan dari pihak Wali.
Puluhan fans yang rata-rata masih berusia remaja itu bersorak-sorak dan menyanyikan sejumlah lagu dari band yang tengah naik daun tersebut. "Pada peringatan Hari Sumpah Pemuda ini, kami putra-putri Indonesia bersatu menentang pembajakan yang terus dilakukan Malaysia," teriak mereka.
Sejumlah lagu karya band Wali seperti "Cari Jodoh" dan "Emang Dasar", sebut mereka, telah dibajak dan diperjualbelikan di Malaysia. "Parahnya lagi pembajakan karya anak bangsa ini justru mendapat legalitas resmi dari pemerintah Malaysia," ungkap salah satu demonstran.
Kepada Kedubes Malaysia sebagai perwakilan pemerintah Malaysia, mereka menuntut agar memberikan klarifikasi resmi terhadap pembajakan tersebut. Mereka meminta kepada semua pihak yang terkait di Malaysia agar menghentikan dan segera menarik dari peredaran seluruh CD dan kaset hasil pembajakan tersebut.
Sejumlah aparat kepolisian diturunkan untuk mengamankan aksi tersebut. Meski berlangsung damai, aksi ini sempat membuat arus lalu lintas di ruas Jalan HR Rasuna Said menjadi tersendat.

