JAKARTA, KOMPAS.com — Warga yang beraktivitas sehari-hari di Taman Pemakaman Umum (TPU) Pondok Rangon, Jakarta Timur, mengaku tak merasa takut meski ada makam tersangka teroris Ibrohim dan jenazah Syaifudin Zuhri dan M Syahrir yang akan dimakamkan di tempat yang sama.
"Sekalipun ada jenazah yang meninggal dalam kondisi yang hancur, saya enggak khawatir ataupun takut," kata Denda, seorang pedagang minuman di TPU Pondok Rangon, Jakarta, Senin (12/10).
Denda (32) merupakan warga yang telah tiga tahun berdagang di TPU Pondok Rangon dan lokasi berdagangnya tepat di depan makam Ibrohim. Ia mengaku belum pernah mengalami hal yang bersifat mistik. "Belum pernah tuh, yang namanya ketemu hantu atau pocong. Adem ayem saja tuh di sini," cetusnya.
Hal senada juga disampaikan oleh salah seorang penjaga kebersihan makam di TPU Pondok Rangon, Yulis. Menurutnya, meski malam hari suasana di TPU Pondok Ranggon masih terbilang ramai. Pasalnya, selain letak TPU berada tepat di sisi jalan raya, terkadang masih ada peziarah yang datang pada malam hari. "Kadang ada satu atau dua warga yang berziarah jam 8 malam. Tapi, enggak terjadi apa-apa tuh. Enggak ada yang ketakutan, meski ada makam teroris," kata Yulis.
Hingga saat ini, rencana pemakaman Syaifudin Zuhri dan M Syahrir belum dilakukan. Padahal, dua liang lahat papan kayu penutup jenazah dan papan nisan keduanya telah siap digunakan.

