JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Taufik Kiemas mengaku, mulai mengubah kebiasaannya ngantor. Menurut suami Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri ini, dirinya tergolong kurang rajin untuk berangkat kantor di pagi hari. Selama menjadi anggota DPR 2004-2009, Taufik tergolong anggota yang jarang nongol di Senayan. Ia berdalih, lebih rajin mengurus konstituen.
"Saya sedang merubah kebiasaan, dan ternyata berat. Kalau teman-teman (pimpinan MPR lain) kan rajin, kalau saya agak kurang rajin. Saya itu bagian urus konstituen di luar. Kalau urusan (ngantor) ini agak kurang rajin," kata Taufik, seusai menerima Duta Besar Belanda untuk Indonesia, Nikolas Van Damm, di ruang kerjanya, Gedung MPR/DPR, Jakarta, Senin (12/10).
Pekan ini merupakan pekan keduanya menjalankan rutinitas sebagai Ketua MPR. "Saya harus mengubah rutinias, memulai hidup baru. Bisa datang jam 9, pulang jam 3," ujar Ketua Dewan Pertimbangan Pusat PDI Perjuangan ini.
Mulai besok, pimpinan MPR akan menyiapkan pelantikan presiden yang akan dilaksanakan pada 20 Oktober mendatang. Selain itu, MPR juga akan mulai bekerja untuk mempersiapkan pelaksanaan sosialisasi UUD 1945 dan keputusan MPR kepada seluruh anggotanya.