KOMPAS
Sabtu, 20 Maret 2010 Selamat Datang  |     |  
Dilarang Dampingi Pemeriksaan, Pengacara Ari Muladi Pertanyakan Sikap Penyidik Polri
Jumat, 9 Oktober 2009 | 14:42 WIB
KOMPAS/ALIF ICHWAN
Tiga anggota pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi, dari kanan, Tumpak Hatorangan Panggabean, Waluyo, dan Mas Achmad Santosa.
TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com — Penasihat hukum Ari Muladi, Sugeng Teguh Santoso, menyatakan keberatan terhadap sikap penyidik Mabes Polri yang melarang dirinya untuk mendampingi kliennya dalam pemeriksaan yang dilakukan penyidik Mabes Polri, Jumat (9/10).

"Kami dilarang mendampingi, karena menurut penyidik, saksi tidak perlu didampingi. Dengan ini kami menyatakan keberatan," katanya saat dimintai konfirmasi wartawan di Gedung KPK, Jakarta.

Ari Muladi diperiksa oleh penyidik Mabes Polri sebagai saksi dalam kasus dugaan suap yang dilakukan oleh dua pimpinan KPK (nonaktif), Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah. Ari sendiri beberapa waktu lalu telah ditetapkan sebagai tersangka dan telah ditahan oleh Mabes Polri karena diduga telah menjadi perantara pemberian uang suap kepada dua Wakil Ketua KPK (nonaktif) Bidang Penindakan itu.

Menurut Sugeng, selain memeriksa Ari, pihak penyidik Mabes Polri hari ini juga memeriksa adik dari buron KPK Anggoro Widjojo, yakni Anggodo Widjojo, yang disebut-sebut sebagai orang yang memberikan uang suap kepada Ari untuk diberikan kepada dua pimpinan KPK nonaktif itu.

Anggodo diperiksa sebagai saksi atas kasus yang sama. Karenanya, Sugeng mencium adanya kemungkinan kedua orang itu dikonfrontasi.

"Pada saat yang sama Anggodo Widjojo juga diperiksa sebagai saksi. Ada kemungkinan Ari dan Anggodo dikonfrontasi," ujarnya.

Sebagai penasihat hukum Ari Muladi, dirinya mengaku tidak mengetahui isi dari pemeriksaan yang dilakukan terhadap kliennya itu karena dilarang oleh pihak penyidik.

"Kami tidak mengetahui isi pemeriksaan karena dilarang. Sikap penyidik yang melarang kami menimbulkan pertanyaan bagi kami," ungkapnya.

Penulis: C10-09   |   Editor: hertanto Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.