Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 05:44 WIB
Ical: Pernyataan JK Memihak Calon Lain
Inggried Dwi Wedhaswary | Selasa, 6 Oktober 2009 | 13:34 WIB
|
Share:

Inggried Dwi W
Calon Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie (tengah), didampingi Akbar Tandjung (kiri) dan Theo L Sambuaga (kanan)

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com — Calon Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie alias Ical menilai pernyataan Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla mengindikasikan keberpihakannya kepada calon tertentu. Dalam pembukaan Munas malam tadi, Kalla mengatakan bahwa Golkar sebaiknya mengambil posisi sebagai oposisi.

"Statement Pak JK menunjukkan, Pak JK sudah memihak pada calon lain. Tapi saya dengar kabar beliau (JK) membantahnya," kata Ical dalam jumpa pers di Hotel Labersa, Pekanbaru, Riau, Selasa (6/10), didampingi Akbar Tandjung dan Theo L Sambuaga.

Calon lain yang dimaksud Ical, kemungkinan Surya Paloh yang selama ini mengampanyekan Golkar harus dalam posisi yang mengkritisi pemerintah dan menjadi kekuatan penyeimbang. Menurut Ical, pernyataan itu dilontarkan Kalla dalam kapasitasnya sebagai pribadi. "Saya tetap ingin menciptakan Golkar sebagai partai mandiri dan bisa menyampaikan pendapat secara bebas. Karena itu, tidak perlu mengatakan kita beroposisi," ujar Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat ini.

Menanggapi pernyataan Kalla yang menyatakan bahwa Golkar tak seharusnya mengemis-ngemis kekuasaan, Ical menyepakatinya. Akan tetapi, menurut dia, jika ada kader Golkar yang diminta menjadi menteri, tak seharusnya ditolak. "Golkar tidak akan menghalangi kader yang diminta menjadi menteri," kata Ical.