Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 05:43 WIB
20 Anggota SAR Gunung Kidul Dikirim ke Padang
Mawar Kusuma Wulan | Senin, 5 Oktober 2009 | 19:01 WIB
|
Share:

KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
Seorang warga terpaksa shalat di bangunan Masjid Raya Istiqamah di Kudu Ganting, Kecamatan V Koto Timur, Padang Pariaman, Sumatera Barat, Minggu (4/10) yang hancur akibat gempa. Gempa bumi berkekuatan 7,6 skala richter yang mengguncang Padang mengakibatkan sedikitnya 500 orang meninggal dan ribuan bangunan hancur.

TERKAIT:

GUNUNG KIDUL, KOMPAS.com - Tim Search and Rescue atau SAR Gunung Kidul akan segera diberangkatkan untuk membantu evakuasi korban gempa di Padang, Sumatera Barat selama dua pekan. Sebanyak 20 orang anggota Tim SAR Gunung Kidul akan berangkat ke Padang pada Jumat (9/10).

Menurut Komandan Tim SAR Wilayah Pantai Baron Sunardi, keberangkatan tim SAR ini atas perintah dan pendanaan dari Pemerintah Provinsi DI Yogyakarta. Anggota SAR yang akan berangkat ke Padang terutama adalah mereka yang telah memiliki pengalaman dalam evakuasi korban gempa.

Pada Senin (5/10), anggota tim SAR sudah menjalani tes kesehatan. Sunardi yang juga menjadi koordinator tim evakuasi gempa Padang sengaja memilih anggota yang punya keahlian di darat maupun laut. “Kami juga menyertakan anggota yang biasa menjadi tukang bangunan,” tambah Sunardi.

Seluruh anggota SAR harus sehat jasmani dan rohani. Mereka juga harus berusia di bawah 50 tahun dan memiliki kemampuan khusus. Menurut Sunardi, seluruh perlengkapan evakuasi telah disediakan oleh Pemerintah Provinsi DIY sehingga tim SAR hanya menyediakan bantuan tenaga dan keahlian.

Sekretaris Kantor Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat Gunung Kidul, Budhi Harjo mengungkapkan bahwa Pemerintah Gunung Kidul siap mengirim lebih banyak lagi tim relawan jika dibutuhkan. “Anggota Tim SAR siap diterjunkan dengan beragam bekal keterampilan,” kata Budhi.