JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Fauzi mengatakan, dampak gempa bumilah pada dasarnya yang berbahaya. "Misalnya seperti karena gempa, bangunan roboh; kompor yang sedang menyala kemudian jatuh dan timbulkan kebakaran," ungkap Fauzi ketika di Jakarta, Sabtu (3/10).
Ia menuturkan, tsunami dan longsor juga merupakan dampak dari gempa. Oleh karena itu, masyarakat perlu mempelajari kaidah-kaidah yang harus dipelajari, seperti bagaimana rumah tahan gempa dan tanah yang aman untuk dihuni.
Lebih jauh, ia mengatakan, setelah diguncang oleh gempa yang berkekuatan besar, gempa-gempa susulan akan terjadi. Namun, masyarakat tidak perlu khawatir. Biasanya gempa-gempa susulan tidak sebesar gempa sebelumnya.
Seperti yang terjadi di Padang dan sekitarnya, gempa pertama berkekuatan 7,6 skala Richter, setelah itu gempa selanjutnya di bawah 5 skala Richter.
"Gempa susulan di Padang banyak, tetapi tidak mengganggu tim penyelamat. Gempa susulan dari peristiwa tersebut hanya dua yang berkekuatan 5 skala Richter ke atas," ucapnya.

