Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 05:42 WIB
Gempa Susulan Biasanya Tidak Berbahaya
Rosdianah Dewi | Sabtu, 3 Oktober 2009 | 15:15 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Fauzi mengatakan, dampak gempa bumilah pada dasarnya yang berbahaya. "Misalnya seperti karena gempa, bangunan roboh; kompor yang sedang menyala kemudian jatuh dan timbulkan kebakaran," ungkap Fauzi ketika di Jakarta, Sabtu (3/10).

Ia menuturkan, tsunami dan longsor juga merupakan dampak dari gempa. Oleh karena itu, masyarakat perlu mempelajari kaidah-kaidah yang harus dipelajari, seperti bagaimana rumah tahan gempa dan tanah yang aman untuk dihuni.

Lebih jauh, ia mengatakan, setelah diguncang oleh gempa yang berkekuatan besar, gempa-gempa susulan akan terjadi. Namun, masyarakat tidak perlu khawatir. Biasanya gempa-gempa susulan tidak sebesar gempa sebelumnya.

Seperti yang terjadi di Padang dan sekitarnya, gempa pertama berkekuatan 7,6 skala Richter, setelah itu gempa selanjutnya di bawah 5 skala Richter.

"Gempa susulan di Padang banyak, tetapi tidak mengganggu tim penyelamat. Gempa susulan dari peristiwa tersebut hanya dua yang berkekuatan 5 skala Richter ke atas," ucapnya.