Minggu, 12 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 12 Februari 2012 | 02:17 WIB
Jadi Warisan Dunia, Solo Terus Promosikan Batik
Sonya Helen Sinombor | Kamis, 1 Oktober 2009 | 21:59 WIB
|
Share:

SOLO, KOMPAS.com - Menyambut momentum dikukuhkanya batik Indonesia sebagai warisan dunia (world heritage), Solo Youth Heritage (SYH), Paguyuban Putra Putri Solo (PPS) dan Rumah Batik Danar Hadi, dengan mengandeng beberapa sentra industri batik menggelar acara bertajuk Batik The Spirit of Solo.

Kegiatan tersebut rencananya akan digelar, Jumat (2/10) pagi hingga petang. Jumat pagi, kegiatan diawali Tour de Museum yang diikuti 100 pelajar dan mahasiswa berprestasi dari Kota Solo, di Museum Batik Danarhadi. Setelah itu dilanjutkan peragaan busana di city walk (kawasan pejalan kaki) yang dimulai dari depan Solo Grand Mall hingga Ndalem Wuryaningratan.

"Kegiatan ini akan dimeriahkan sekitar 350 orang yang terdiri dari model, anggota PPS, anggota SYH, dan beberapa organisasi kepemudaan," ujar Reza, Humas kegiatan, Kamis (1/10) malam.

Sesuai jadwal, Jumat malam, digelar sarasehan budaya yang menghadirkan pembicara GPH Dipokusumo, Winarsa Kalingga, dan Ketua Paguyuban Batik Kauman dan Paguyuban Kampoeng Batik Laweyan.

Dalam sarasehan tersebut akan diungkap lebih jauh tentang batik tradisional dan motif pakem Surakarta, yang menjadi patokan dari batik turunan yang populer di tengah masyarakat saat ini.

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menggugah rasa kebanggaan masyarakat akan batik sebagai milik bersama.